Tahun Baru Hijriyah 1 Muharram 1435 H

Waaahhh udah pergantian tahun aja! Tahun baru Hijriyah 1 Muharram 1435 H. Ada sedikit artikelnya nih. Selamat membaca :)

1 Muharram adalah tahun baru dalam penanggalan hijriyah. Berbeda dengan umat lain, yang penanggalannya, ditandai dengan kelahiran sang pembawa ajaran, seperti tahun Masehi ditandai dengan kelahiran nabi Isa. Tetapi tahun baru Islam ditandai dengan sebuah peristiwa heroik. Yakni, peristiwa hijrahnya nabi Muhammad dari Mekah ke Madinah.
Sejarahnya?
Ketika itu, Umar bin Khatab yang menjadi kepala pemerintahan, merasa kesulitan untuk mencatatkan agenda-agenda  kenegaraan karena ada beberapa kalender yang digunakan, seperti kalender tahun gajah, tahun masehi, dan lain-lain. Oleh karena itu dilakukan musyawarah dan hasilnya atas saran Ali bin Thalib, maka Khalifah Umar bin Khatab pun, akhirnya menetapkan 1 Muharram sebagai tahun baru Islam(Hijriyah).
Terus, apa sih makna Muharam itu, bagi kita semua?
First of all, penentuan tahun baru itu, bukan didasarkan pada kelahiran, tetapi pada peristiwa untuk menghindari perbedaaan pendapat antarindividu. Hal ini menunjukkan bahwa agama Islam sebagai agama yang selalu bergerak maju tidak hanya berhenti di suatu peristiwa saja, dia bergerak dari satu peristiwa ke peristiwa lain, sesuai kebutuhan zaman, kebutuhan tempat dan kebutuhan manusia pada saat itu.
Next, berubah menjadi lebih baik. Berdasarkan peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad, hijrah itu sendiri artinya berpindah, bisa jadi berpindah dari satu tempat ke tempat lain, atau berpindah dari suatu peristiwa ke peristiwa lain, atau berpindah dari perilaku yang satu ke perilaku lain, PADA INTINYA, menuju pada hal yang lebih baik daripada sebelumnya. Jadi, jika umat Islam berhenti pada satu kondisi, perilaku, dan wilayah dan tidak menunjukkan perubahan pada sesuatu yang lebih baik, maka sesungguhnya, dia telah meninggalkan ruh, hijriah itu sendiri.
Last, Muharram. Muharram itu sendiri, artinya yang diharamkan atau sangat dihormati. Pada bulan haram, umat Islam diharamkan untuk berperang, pada bulan itu, gencatan senjata dilakukan, dengan kata lain, semangat Muharram adalah semangat perdamaian. Sehingga mereka yang mengerti inti dari Muharram adalah mereka yang memiliki kesadaran akan perdamaian, bersifat kasih sayang pada seluruh umat manusia, menjadikan kehadirannya sebagai berkah bagi alam semesta.


Muharram juga sebagai ujian. Beberapa kalangan menjadikannya keramat dan mempercayai tahayul kesialan di bulan tersebut. Padahal Allah SWT menciptakan bulan-bulan yang sangat mulia. Na’udzubillah. Semoga ketika terhindar dari kesyirikan dan semakin bersemangat berjuang "memperbaiki" diri agar dapat memberikan andil kejayaan Islam. Aamiiin.

Komentar